manusia..
makhluk berakal kadang tak berakal, berbudi kadang tak berbudi..hidup tapi tak sudi mati...
dua hari ini, seorang kawan selalu tertunduk lesu. terkikis oleh detak waktu memburu. ia bercerita, tentang mimpi dan luka hari ini. merintih tertitih dalam sesak dan air mata seraya berkata, "aku patah hati. saat ini aku mati".
selalu diam tanpa arah, tersedak rintik hujan yang meniti dari pagi. sang kawan bicara, "ia selingkuh". tersedak tertunduk dan duduk. tak mampu merangkai kata dan nada, ia bisu. jiwanya menari-nari menyelinap di sesaknya rongga hati yang sebentar lagi hancur berlumur tertelan burung bangkai.
manusia dan cinta. bagai matahari dan bumi, bunga dan kumbang, siang dan malam, tapi bukan aku dan dia. diciptakan untuk membentuk manusia menjadi bijaksana, saling mengasihi dan menghargai. dialah cinta. tapi manusia, memodifikasi dan mengkopinya menjadi ulat busuk yang tak patut masuk dalam serat-serat kayu. burung pun sungkan memakannya.
manusia dan cinta, indah pada awalnya, kelabu ditengahnya dan busuk diakhirnya. ya, serakah!! rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri! tidakkah kau menginginkannya? memendam cinta yang tak sepatutnya sama saja bau busuk! biarlah mereka memilih menciumi busuknya dengan mencari cinta-cinta semu. dan kau jangan bermain-main dengan itu.
seharusnya, jadikanlah cinta peneduh hatimu, ia bermain dikala kau senyum, ia dekat dikala kau jauh, ia putih dikala kau hitam, ia baik dikala kau jahat dan ia ada dikala kau lemah. ia butuh saling percaya, menjaga perasaan, dan menyadari untuknya harus jujur, setia dan bersabar.
pepatah berkata, ada pertemuan ada perpisahan, tapi bukan perpisahan kesedihan yang memekikan telinga kala air mata dan rintih menetes dari seluk-seluk tubuh. melainkan perpisahan yang mengantarkan ihklas dan harapan baru bagi jiwa-jiwa yang ditinggalkannya.
*dedicated to my friend, Engga Tathak. 00.48 am - 28 feb 2011.
Showing posts with label Mellow Fellow. Show all posts
Showing posts with label Mellow Fellow. Show all posts
27.2.11
22.10.10
05.47 am
5.47 am
tak seperti hari lain
matahari melewatiku begitu saja
oh mengapa tidak untuk hari ini
karena ia mengerti ku rindu dirimu kini
alangkah baik kasurku pagi ini
membangunkan jiwa-jiwa rindu diremangnya pagi
menyebarkan wangi tubuhnya semerbak mentari
ku harap tak kan hilang sehari
Sudah tak bisa memejamkan mata
Batin ku sesak terisi bidadari
Menyelinap memaksa memecah hening pagi
Hanya tuk mengingat kau pergi detik ini
satu jam limabelas menit
detik terakhir dia meninggalkan kota ini
tak tahu harus berbuat apa
manusia hanya berencana, manusia yang lebih tua lah yang berkuasa
aku ingin memecah waktu
membekukannya menutup hingga rapat
membiarkan orang-orang berhenti bergerak
cukup aku dan dia menghabisi detik detiknya
lima puluh tujuh menit
detik terakhir dia meninggalkan kota ini
otakku bekerja keras
haruskah berjumpa untuk yang kesekian kalinya
tiga puluh tiga menit
ia menelepon ku.....terima kasih tuhan...:P
tak seperti hari lain
matahari melewatiku begitu saja
oh mengapa tidak untuk hari ini
karena ia mengerti ku rindu dirimu kini
alangkah baik kasurku pagi ini
membangunkan jiwa-jiwa rindu diremangnya pagi
menyebarkan wangi tubuhnya semerbak mentari
ku harap tak kan hilang sehari
Sudah tak bisa memejamkan mata
Batin ku sesak terisi bidadari
Menyelinap memaksa memecah hening pagi
Hanya tuk mengingat kau pergi detik ini
satu jam limabelas menit
detik terakhir dia meninggalkan kota ini
tak tahu harus berbuat apa
manusia hanya berencana, manusia yang lebih tua lah yang berkuasa
aku ingin memecah waktu
membekukannya menutup hingga rapat
membiarkan orang-orang berhenti bergerak
cukup aku dan dia menghabisi detik detiknya
lima puluh tujuh menit
detik terakhir dia meninggalkan kota ini
otakku bekerja keras
haruskah berjumpa untuk yang kesekian kalinya
tiga puluh tiga menit
ia menelepon ku.....terima kasih tuhan...:P
22.10.09
Cinta
pertama-tama saya menulis catatan ini karena iseng, setiap hari mendengar membaca dan melihat kata cinta. sirkulasi harian hidup saya mulai alarm pagi berdering hingga terkantuk ditemani nyamuk semuanya membicarakan cinta. apa sebenarnya yang menyebabkan semua makhluk hidup di jagat ini membicarakan cinta, bahkan rela hingga menyembah demi ideologi romantikanya. sebuah kata yang amat singkat cukup dengan 5 huruf saja namun telah mampu mengaduk-aduk relung hati manusia. sepertinya menarik untuk menjelaskan cinta dari sudut pandang saya sendiri. *gak sabar tiap hari dengerrr terus...hehemanusia merupakan makhluk ciptaanNya yang dikaruniai cinta. semua yang diberikan olehNya tentunya memiliki tujuan yang disesuaikan dengan porsi hidup masing2 individu. dengan cinta manusia dapat beranak pinak dan memelihara keturunan. dengan cinta manusia merasakan bahagia. dengan cinta manusia merasakan kesedihan. dengan cinta pula manusia dapat saling membunuh. sebegitu pentingkah cinta dihadapan manusia hingga seringkali mengabaikan penciptaNya. saya rasa iya, manusia yang diberikan hawa nafsu mendayagunakan cinta sebagai alibi untuk memuaskan hasratnya. hal itulah yang seringkali menisbikan keberadaan Tuhan dalam proses cinta terhadap sesuatu.
cinta dalam pengalaman saya adalah ketika indera, jarak dan ruang tidak lagi bersamanya namun mampu mengaktualisasikan imaji seseorang selalu dalam batinnya. ketika seseorang tidak mampu kita hapus dari memori otak kita. ketika rasa sayang terhadap diri sendiri memudar beralih ke seseorang tersebut. ketika merasakan debaran yang hebat disekitar dada saat bersama. dan ketika bersamanya terbesit kalimat "setiap detiknya begitu berharga"...hehehe..
cinta dibutuhkan oleh setiap manusia untuk mendukung eksistensi dirinya dalam hidup, seperti halnya Adam mengeksistesikan dirinya dengan mendapatkan Hawa. namun bukan itu hal utamanya. manusia diberikan tangan berpasangan, diberikan kaki berpasangan, mata dan kuping berpasangan. namun kenapa diberi hati hanya satu. ya itulah agar hati itu mencari pasangannya melalui proses yang dinamakan cinta. proses cinta begitu njelimet, tidak hanya dapat digerakkan dengan sebuah rasionalitas utilitarian yang mengefektivitas dan efisiensi tindakan. namun dibangun dengan pengalaman emosi dan transendental manusia. sepertinya tidak ada satu pun yang dapat mengeneralisasikan arti dan proses cinta. berat euyy..
yang pasti cinta tidak dapat kita paksakan keberadaannya dan kemauannya. cinta juga bukan sekedar perasaan dua insan melepas kasih sayang. tetapi dengan cinta kita dapat menerima ilmu, menambah wawasan dan pandangan terhadap dunia luar. dari mana? dari seseorang yang kita cintai, seseorang yang menyayangi, ikhlas tanpa embel-embel. bagaimana? proses cinta dan perjalanannya membuka cakrawala dunia tentang kehidupan seseorang yang kita cintai. tentulah kita dan dirinya bersatu, maka dunia kita dan dunianya, ilmu kita dan ilmunya, wawasan kita dan wawasannya pun bersatu.
saya memuakkan tragedi cinta yang membatasi kehidupan. mengekang pelakunya dari kehidupan luar. serta memenjarakan ide. karena cinta menurutku bukanlah keinginan, jadi ingat kutipan naskah Bhagavad Gita bahwa 'keinginanmu adalah penjaramu",hehe ingat tuuw... akan tetapi cinta adalah Keharusan setiap manusia menjalaninya. sukses maupun gagal itu merupakan ekses dari pencariannya.
sehingga tidak ada kerugian mencari cinta. bahkan tak apa rela menunggu lama hingga cinta itu datang...*pengalaman neh hehe...
2 oktober 2009, 02.49 WIB, sebotol Nu Green Tea dan alunan James Blunt
8.9.09
Pas Foto 3x4
selembar kertasku dapat dengan keringat
ketika itu habis waktu
tak kudapati senyum itu
kecil memang
hanya selembar kertas
hitam putih
berlukis bidadari
selang waktu
berjalan setengah windu
masih kudapati lembaran itu
tersenyum memandangku
tak habis ku lirik setiap terjaga
memandang, berhayal, bercerita
walau kau selalu diam dalam bingkai
entah kapan cerita ini bisa ku mulai
28.6.09
Indah yang dipaksakan
akhir2 ini sepertinya pagi mulai mendatangi gw...
kicauan burung nya makin kencang saja...
hingga gw gak mampu mendengar arah suaranya...
cahayanya baru sedikit saja yang terlihat...
masih berwarna merah....
belum keemasan...
tapi segini saja sudah cukup membangunkan gw dari mimpi...
kisah lain
di sudut bangku panjang....
malaikat itu bersandar...
ditemani bidadari lainnya yang sepertinya asik berbincang...
tak satu pun matanya mengarah ku...
yang lain berbisik...
"lebih baik kita pergi saja, banyak orang aneh disini"...
kicauan burung nya makin kencang saja...
hingga gw gak mampu mendengar arah suaranya...
cahayanya baru sedikit saja yang terlihat...
masih berwarna merah....
belum keemasan...
tapi segini saja sudah cukup membangunkan gw dari mimpi...
kisah lain
di sudut bangku panjang....
malaikat itu bersandar...
ditemani bidadari lainnya yang sepertinya asik berbincang...
tak satu pun matanya mengarah ku...
yang lain berbisik...
"lebih baik kita pergi saja, banyak orang aneh disini"...
Lirih
gw tulis ini saat bingung....
udah gw coba melupakan mu...
hampir empat tahun berlalu...
sempat dalam hati untuk mencoba lagi...
namun tidaklah...
telah cukup bagiku kini...
apa salah gw...
ini udah terlalu sakit...
moga kamu membaca...
sedikit tentang ini...
rindu dirimu...
udah gw coba melupakan mu...
hampir empat tahun berlalu...
sempat dalam hati untuk mencoba lagi...
namun tidaklah...
telah cukup bagiku kini...
apa salah gw...
ini udah terlalu sakit...
moga kamu membaca...
sedikit tentang ini...
rindu dirimu...
Dari Merapi untuk kita
beberapa waktu lalu aku bertemu dengan seorang tua renta di sebuah hulu sungai gunung Merapi. ia tidak menyapaku melainkan memukul ku sesaat waktu ku termenung melihat sorot matanya yang tajam. ia seorang kakek, berwajahkan pucat pasi, tubuhnya diselimuti kain hitam bagai malam. aku takut matanya menyorotku hingga ku mulai tak sadarkan diri. tubuhku terasa ringan seakan tas carrier di pundakku tak berisi. aku terlelap sejenak hingga ku terbangun. kakek itu masih berada disisiku. bibirnya yang keriput mengarah ke telingaku dan ia berbisik kepadaku.."kompensasi terhadap ulah manusia terbatas, saatnya kini alam membalas seluruh ulah manusia"(sadari hakikat kita sebagai manusia di bumi ini, hargailah alam).....
Untukmu Rinduku
saat ini baru kusadari
mu teramat berarti
mu adalah sepasang sayap muda
mulai beranjak terbang
meningalkan tanah pijakan
menuju cahaya impian
jika,
cahaya itu meredup
mu merasa lelah
pijaklah tanah itu
karena tanah itu adalah
aku
mu
saat ini
aku rindu
mu teramat berarti
mu adalah sepasang sayap muda
mulai beranjak terbang
meningalkan tanah pijakan
menuju cahaya impian
jika,
cahaya itu meredup
mu merasa lelah
pijaklah tanah itu
karena tanah itu adalah
aku
mu
saat ini
aku rindu
Gimana yahh...
mas...mas...
bingung mau kmana, tanya malu, niat nggak. bisa gak sih jadi seperti itu. liat deh gimana mereka bisa seperti itu, padahal susah loh jadi kaya gitu. harus punya pengalaman dan pengetahuan yang tinggi. malu kalo di tanyain orang, "eh kok gitu sih?" "tau dari mana lu?" "ah,..sok tau lu?". hehe...gak jadi ah, ngapain juga ya gw pikirin. anda juga gak tau maksud gw apa.
bingung mau kmana, tanya malu, niat nggak. bisa gak sih jadi seperti itu. liat deh gimana mereka bisa seperti itu, padahal susah loh jadi kaya gitu. harus punya pengalaman dan pengetahuan yang tinggi. malu kalo di tanyain orang, "eh kok gitu sih?" "tau dari mana lu?" "ah,..sok tau lu?". hehe...gak jadi ah, ngapain juga ya gw pikirin. anda juga gak tau maksud gw apa.
19.5.09
Pertama
Tidak ada yang saya ucapkan selain ucapan syukur kepada Allah Swt atas terciptanya blog ini. Terimakasih tuhan...
Subscribe to:
Posts (Atom)
